Kemenpora Buka Pendaftaran Wirasena Youth Camp 2026, Seleksi Talenta Muda dari 38 Provinsi

KANAL OLAHRAGA – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) resmi membuka pendaftaran Wirasena Youth Camp 2026 secara daring mulai 24 Juli 2026. Program pengembangan kepemimpinan pemuda hasil kolaborasi Kemenpora dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini akan menjaring talenta terbaik dari 38 provinsi di Indonesia.

Pendaftaran dilakukan melalui situs resmi Kemenpora dengan mengakses menu Layanan, kemudian memilih Wirasena Youth Camp. Seluruh proses seleksi dirancang berlangsung secara transparan, akuntabel, objektif, adil, dan berintegritas.

Tahapan seleksi diawali dengan registrasi dan verifikasi akun. Peserta diwajibkan mengisi data diri secara lengkap, termasuk verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat email, nomor telepon, serta dokumen pendukung lainnya. Setelah dinyatakan valid, peserta dapat melanjutkan ke tahap seleksi administrasi.

Pada tahap administrasi, panitia akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan seluruh dokumen. Peserta yang lolos selanjutnya mengikuti seleksi tingkat daerah dengan mengunggah esai dan portofolio yang akan dinilai oleh tim penilai daerah melalui sistem daring.

Peserta terbaik dari masing-masing daerah akan melaju ke seleksi nasional yang terdiri atas Computer Assisted Test (CAT) dan wawancara. Penilaian dilakukan oleh tim nasional sebelum hasil akhir diumumkan melalui laman resmi dan kanal media sosial Kemenpora.

Sebanyak sekitar 168 peserta terpilih dari seluruh Indonesia dijadwalkan mengikuti Wirasena Youth Camp pada 21–31 Oktober 2026. Agenda tersebut akan beriringan dengan penyelenggaraan Indonesia Youth Summit 2026 yang berlangsung pada 29–30 Oktober 2026.

Wirasena Youth Camp 2026 dirancang sebagai wadah memperkuat persatuan bangsa melalui pengenalan lintas budaya, adat istiadat, dan kehidupan sosial masyarakat di berbagai daerah. Program ini juga menjadi sarana sinkronisasi kebijakan pembangunan kepemudaan antara pemerintah pusat dan daerah.

Melalui konsep live-in dan interaksi langsung dengan masyarakat, peserta diharapkan mampu memperkuat rasa cinta tanah air, semangat patriotisme, serta membangun ketangguhan dalam menghadapi tantangan sosial, ekonomi, dan kebangsaan.

Selain membentuk karakter pemuda yang berintegritas, adaptif, solutif, dan berempati, program ini juga mendukung peningkatan capaian Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, Kemenpora berharap para peserta mampu melahirkan gagasan serta solusi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.