Piala Bang Yan Jadi Panggung Karateka Jabar Menuju Porprov 2026
KOTA BEKASI – Kejuaraan Karate Piala Bang Yan–Sirkuit III FORKI Jawa Barat 2026 resmi dibuka di Gedung Olahraga Bang Yan, kompleks Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Kamis (10/9/2026). Ajang tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga Sabtu (12/9/2026).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bekasi Arwani membuka kejuaraan mewakili Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Pembukaan turut dihadiri perwakilan keluarga Bang Yan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, serta jajaran Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).
Sirkuit III FORKI Jawa Barat mempertemukan karateka dan perangkat pertandingan dari berbagai kabupaten dan kota. Kompetisi tersebut menyediakan ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan teknis, menguji kesiapan bertanding, serta menambah pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain.
Penyelenggaraan turnamen juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan kompetisi karate di Jawa Barat. Kejuaraan yang digelar secara berkala dibutuhkan untuk mendukung proses pembinaan karena perkembangan atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan, tetapi juga frekuensi dan kualitas pertandingan.
Nama Piala Bang Yan diambil dari H. Abdul Rosyad Irwan S., salah seorang tokoh olahraga Kota Bekasi. Bang Yan dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan olahraga dan menjadi salah satu penggagas konsep Kota Bekasi sebagai Sport City.
Penggunaan namanya dalam kejuaraan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap kontribusi Bang Yan dalam membangun fondasi olahraga di Kota Bekasi. Namanya juga telah diabadikan sebagai nama gedung olahraga yang menjadi lokasi pertandingan.
Piala Bang Yan turut memperkuat atmosfer menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Kota Bekasi merupakan salah satu tuan rumah utama pesta olahraga empat tahunan tersebut bersama Kota Bogor dan Kota Depok sebagai tuan rumah pendukung.
Menjelang Porprov, kehadiran kompetisi tingkat Jawa Barat memberi kesempatan kepada karateka untuk menjaga ritme pertandingan dan mengevaluasi hasil latihan. Pelatih juga dapat melihat aspek teknis maupun mental atlet dalam situasi kompetitif.
Kejuaraan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan olahraga memerlukan keterhubungan antara fasilitas, kompetisi, pembinaan atlet, dan organisasi cabang olahraga. Melalui pemanfaatan GOR Bang Yan sebagai arena pertandingan, visi Sport City Kota Bekasi diterapkan dalam kegiatan yang langsung mendukung perkembangan olahraga prestasi.
Piala Bang Yan diharapkan tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperluas jalur pembinaan karateka potensial dari berbagai daerah di Jawa Barat.






