Koleksi 9 Emas, Indonesia Perkasa di Kejuaraan Taekwondo Asia 2026

JAKARTA – Tim taekwondo Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas pada nomor kyorugi dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Asia yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Dua medali emas diraih melalui Muhammad Raihan Fadila di kelas putra -80 kilogram dan Aqila Ramadani di kelas putri -57 kilogram.

Raihan Fadila, atlet Pelatnas Taekwondo Indonesia, memastikan gelar juara usai mengalahkan wakil India, Akshay Hooda, dengan skor 2-0 pada partai final yang digelar Minggu (3/8/2026). Sebelumnya, Raihan harus melewati perlawanan sengit atlet Kazakhstan, Aburakhmon Maripov, sebelum menang 2-1 pada babak pendahuluan.

Raihan mengaku bersyukur dapat mempersembahkan medali emas bagi Indonesia, terlebih kemenangan tersebut diraih di hadapan pendukung tuan rumah.

“Alhamdulillah saya bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia. Sejak awal saya yakin bisa meraih kemenangan di sini. Final ini sangat berkesan karena bisa berdiri di podium tertinggi di depan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Menurut Raihan, gelar tersebut memiliki arti penting bagi perjalanan kariernya. Pasalnya, kejuaraan ini berstatus World Taekwondo G2 yang memberikan poin ranking dunia cukup besar sebagai bekal menuju kualifikasi Olimpiade Los Angeles.

“Saya ingin tampil di Olimpiade. Poin ranking dunia kini kembali dihitung untuk kualifikasi, sehingga kemenangan ini menjadi langkah penting menuju Los Angeles,” katanya.

Sementara itu, final kelas putri -57 kilogram menghadirkan duel sesama atlet Indonesia. Aqila Ramadani asal Jawa Barat sukses merebut medali emas setelah mengalahkan Silvana Lamanda dengan skor 2-0.

Sebelum melaju ke final, Aqila menyingkirkan Jihan Safira, Lila Ardian Murata, dan atlet India Ishwari Sonawane. Di sisi lain, Silvana melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Wing Chi Tse, Ishwari Sonawane, dan Stacey Hymer.

Tambahan dua emas tersebut membuat koleksi medali Indonesia bertambah menjadi sembilan emas, lima perak, dan 13 perunggu. Sebelumnya, tim poomsae telah mendominasi perolehan medali dengan menyumbangkan tujuh emas.

Peluang Indonesia menambah koleksi medali masih terbuka karena pertandingan nomor kyorugi akan berlangsung hingga 5 Agustus 2026. Salah satu atlet yang dijadwalkan tampil berikutnya adalah Muhammad Bassam Raihan yang diharapkan mampu melanjutkan tren positif Merah Putih di kejuaraan bergengsi tingkat Asia tersebut.