Juara Australian Open 2026, Alwi Farhan Resmi Masuk 10 Besar Dunia

JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, berhasil menembus jajaran 10 besar dunia setelah menjuarai Australian Open 2026. Berdasarkan ranking terbaru yang dirilis Badminton World Federation (BWF) per 16 Juni 2026, Alwi naik tiga peringkat ke posisi ke-10 dunia dengan koleksi 70.369 poin.

Lonjakan peringkat tersebut diraih setelah Alwi tampil impresif di turnamen level Super 500 Australian Open 2026. Pada partai final, ia sukses mengalahkan wakil China, Dong Tian Tao, dalam dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-13.

Gelar tersebut menjadi trofi Super 500 kedua bagi Alwi sekaligus mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di sektor tunggal putra dunia.

“Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua, tetapi perjalanan sesungguhnya adalah perjalanan berikutnya,” ujar Alwi usai memastikan gelar juara.

Kenaikan signifikan juga diraih tunggal putra Indonesia lainnya, Moh. Zaki Ubaidillah. Pebulu tangkis yang akrab disapa Ubed itu melesat sembilan peringkat setelah menembus semifinal Australian Open untuk pertama kalinya. Kini, Ubed menempati posisi ke-26 dunia dengan raihan 44.721 poin.

Ana/Trias Bertahan, Rachel/Febi Turun

Di sektor ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari harus puas menjadi runner-up Australian Open 2026 setelah kalah dari unggulan pertama asal China, Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian, dengan skor 22-24, 13-21.

Meski gagal meraih gelar, hasil tersebut tidak mengubah posisi ranking Ana/Trias. Mereka tetap bertahan di peringkat ke-15 dunia dengan total 53.724 poin, menyamai pencapaian yang diraih pada edisi tahun lalu.

Sementara itu, pasangan Rachel Allesya Rose/Febi Setianingrum mengalami penurunan dua tingkat ke posisi ke-13 dunia. Penurunan terjadi setelah mereka gagal mempertahankan gelar juara Australian Open yang diraih pada 2025 dan hanya mampu mencapai babak semifinal.

Sabar/Reza Tetap, Raymond/Joaquin Keluar dari 10 Besar

Di sektor ganda putra, pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani tetap bertahan di peringkat ketujuh dunia dengan 71.696 poin. Meski berhasil mencapai final Australian Open 2026, tambahan poin yang diperoleh belum cukup untuk mendongkrak posisi mereka di ranking BWF.

Sementara itu, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin harus turun dua tingkat ke posisi ke-12 dunia. Pekan sebelumnya, mereka sempat menembus 10 besar dunia usai menjadi runner-up Indonesia Open 2026.

Penurunan peringkat terjadi karena Raymond/Joaquin tidak tampil di Australian Open 2026. Padahal, mereka berstatus juara bertahan pada turnamen tersebut.

Pelatih Kepala Ganda Putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan keputusan mundur diambil demi menjaga kondisi fisik atlet.

“Untuk Raymond/Joaquin, saya melihat dengan masa recovery yang singkat dari final Indonesia Open menuju laga pertama Australian Open, apalagi Raymond baru pulih dari cedera lututnya, menurunkan mereka di Australia punya risiko cederanya kambuh,” ujarnya.